Kamis, 14 November 2013

Merubah Pin BBM For Android

Langkah untuk melakukannya cukup mudah. Untuk pengguna Android Jelly Bean maka langkah pertama adalah pilih "Setting", lalu "Apps". Kemudian cari aplikasi BBM , dan klik "Clear data". Tapi hati-hati karena hal ini akan menghapus secara permanen file, setting, akun dan data Anda yang terkait dengan BBM. Selanjutnya keluar dari "Setting" dan kembali jalankan aplikasi BBM. Tampilan yang muncul adalah seperti pertama kali mengunduh BBM, yakni anda diminta untuk memasukan alamat email.

Jika ingin mengganti PIN maka silakan mendaftarkan alamat email baru dan tentu Anda harus mengantri kembali sampai memperoleh konfimasi dari BB agar dapat melakukan langkah selanjutnya. Jika PIN yang diperoleh kembali jelek maka ulangi proses dari awal lagi. Artinya, perlu beberapa alamat email.

Langkah ini juga bisa dilakukan jika Anda ingin agar alamat email yang terdaftar adalah alamat email yang Anda gunakan sehari-hari. Maksudnya agar mudah diingat dan tidak banyak mempunyai alamat email. Hal ini bisa terjadi karena mungkin saat pertama mendaftar menggunakan alamat email asal atau yang tidak  biasa digunakan.

Sementara jika Anda telah mempunyai BB dan Android, ingin agar "Kontak" yang ada di perangkat BB diimpor ke Android maka tinggal masukan email BB ID Anda yang telah terdaftar di BB. Namun perlu diingat PIN BBM di Android dan di BB berlainan walau menggunakan BB ID yang sama. Hal ini karena satu BB ID hanya dapat digunakan di satu perangkat saja.


Pin BB

Apa itu pin BB?
PIN Blackberry adalah kode (8 digit kombinasi angka dan huruf) yang sifatnya unique yang melekat pada setiap handset Blackberry. PIN ini tercatat di RIM (Research In Motion) Perusahaan produsen Blackberry dan pemberi layanan blackberry. Bahkan kalau PIN Anda tercatat di RIM sebagai ‘mark stollen’, sekalipun BB Anda masih baru, maka BB Anda tidak bisa dipakai sebagai fungsi BB (untuk fungsi telephony nya masih bisa). Di RIM ini, PIN Anda juga tercatat menggunakan provider mana, sehingga apabila Anda ganti provider maka status PIN di provider lama harus ‘dilepas’ dulu untuk bisa didaftarkan ke provider baru. 

PIN digunakan sebagai ‘identitas’ atau seperti ID untuk beberapa keperluan yaitu untuk mendaftarkan account BIS (yaitu misalnya yahoo, gmail dll), maupun menggunakan Blackberry Messeger. Dengan Blackberry Messeger Anda bisa berkomunikasi melalui chatting dengan sesama pengguna Blackberry di seluruh dunia lewat pertukaran kode PIN.

Pin BB Heksadesimal?
Heksadesimal adalah sebuah sistem bilangan yang menggunakan 16 simbol. Berbeda dengan sistem bilangan desimal, simbol yang digunakan dari sistem ini adalah angka 0 sampai 9, ditambah dengan 6 simbol lainnya dengan menggunakan huruf A hingga F. PIN Blackberry merupakan bilangan heksadesimal karena selalu terdiri dari 8 digit bilangan heksadesimal. Itulah sebabnya mengapa huruf pada PIN Blackberry hanya dari huruf A sampai huruf F.

Sebagai contoh, pin agan adalah "23456789" sebenarnya di Desimalkan adalah "591751049" dan Binarynya adalah "00100011010001010110011110001001"

Sumber :

BBM For Android

Apa Itu BBM?
Blackberry Messenger (BBM) adalah aplikasi pengirim pesan instan yang dibuat untuk pengguna Blackberry, namun sejak tanggal 23 Oktober 2013 pengguna smartphone lain (kecuali smartphone windows) dapat menggunakan layanan BBM ini.



Mengapa memilih BBM?
Saya pribadi memilih untuk menggunakan layanan ini hanya untuk berhubungan dengan teman-teman saya yg menggunakan Blackberry sebagai Handphone utama mereka.

Keuntungan BBM for Android?
Kelebihan yang dimiliki aplikasi BBM untuk Andorid adalah aplikasi ini aplikasi ini memiliki kapasitas yang lebih ringan dibandingkan dengan aplikasi BBM yang ada di BlackBerry.

Kekurangan BBM for Android?

Masih banyak kekurangan yang terdapat di aplikasi BBM for Android ini, yang pertama, penggunanya terbatas pada pemilik smartphone Android yang mempunyai versi OS Ice Cream Sandwich 4.0, versi dibawah itu tidak dapat menggunakan aplikasi BBM ini. Yang kedua, penggunaan daya baterai yang besar karena aplikasi ini selalu berjalan untuk melakukan update kontak dll. Yang ketiga, tampilan dari aplikasi ini tidak bisa mode Landscape. Yang keempat, untuk mendatapkan pin BBM harus mengantri terlebih dahulu. Yang kelima, fitur yang diberikan tidak selengkap layanan BBM pada Blackberry.

Kamis, 17 Oktober 2013

Perkembangan Telematika

Di Indonesia, perkembangan teknologi telematika mengalami tiga periode. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang waktunya adalah tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000.

Periode Rintisan
Sejarah telematika mulai ditegaskan dengan digariskannya arti telematika pada tahun 1978 oleh warga Prancis. Mulai tahun 1970-an inilah Toffler menyebutnya sebagai zaman informasi. Namun demikian, dengan perhatian yang minim dan pasokan listrik yang terbatas, Indonesia tidak cukup mengindahkan perkembangan telematika.
Memasuki tahun 1980-an, pembelajaran teknologi informasi, telekomunikasi, multimedia, mulai dilakukan. Jaringan telpon, saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan komputer mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunanya masih terbatas. Ini di latar belakangi oleh kepemilikan satelit dan perekonomian yang meningkat dengan diberikannya penghargaan tentang swasembada pangan dari Perserikatan Bangsa- bangsa (PBB) kepada Indonesia pada tahun 1984.
Setahun sebelumnya di Amerika Serikat, tepatnya tanggal 1 Januari 1983, internet diluncurkan. Penggunaan teknologi telematika oleh masyarakat Indonesia masih terbatas. Periode rintisan telematika ini merupakan masa dimana beberapa orang Indonesia belajar menggunakan telematika, atau minimal mengetahuinya.

Periode Pengenalan
Periode satu dasawarsa ini, tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990.
Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994. ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan dalam tahun yang sama, beroperasi ISP komersil pertama, yaitu INDOnet. Hal ini juga didukung dengan hadirnya televisi swasta nasional, seperti RCTI dan SCTV pada tahun 1995-1996.
Teknologi telematika, seperti komputer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional - tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Periode pengenalan telematika ini mengalami lonjakan pasca kerusuhan Mei 1998.

Periode Aplikasi
Awal era millennium inilah, pemerintah Indonesia serius menagngapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik. Kebijakan pengembangan yang sifatnya formal "top-down" direalisasikan dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI), dan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang Pendayagunaan Telematika.
Selanjutnya, teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Teknologi komputer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access. Terkait dengan hal tersebut, Depkominfo mencatat bahwa sepanjang tahun 2007 yang lalu, Indonesia telah mengalami pertumbuhan 48% persen terutama di sektor sellular yang mencapai 51% dan FWA yang mencapai 78% dari tahun sebelumnya.
Namun demikian, telematika masih perlu disosialisasikan lebih intensif kepada semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Selama perkembangan telematika di Indonesia sekitar tiga dasawarsa belakangan ini, membawa implikasi diberbagai bidang. Kemudahan yang disuguhkan telematika akan meningkatkan kinerja usaha, menghemat biaya, dan memperbaiki kualitas produk.


Telematika

Definisi Telematika

Telematika berasal dari kata Tele = Telekomunikasi dan Matika = Informatika. Telematika sendiri merupakan adopsi dari bahasa Prancis yaitu TELEMATIQUE yang dapat diartikan sebagai bertemunya system jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.

Fungsi Telematika

Telematika berfungsi sebagai penyampai informasi dan sarana kontak sosial sehingga dalam menyampaikan informasi maupun berkomunikasi dapat dilakukan secara cepat dan mudah.

Peran Telematika

Telematika memiliki tiga peran pokok, antara lain:
  • Mengoptimalkan proses pembangunan. Telematika memberikan dukungan terhadap manajemen dan pelayanan kepada masyarakat berupa sarana telekomunikasi yang memuahkan masyarakat saling berinteraksi tanpa terhalang jarak. Dengan telematika, proses komunikasi menjadi mudah sehingga mudah pula untuk menyebarkan informasi dari satu daerah ke daerah lain.
  • Meningkatkan Pendapatan. Produk dan jasa teknologi telematika merupakan komoditas yang memberikan peningkatan pendapatan bagi perseorangan, dunia usaha bahkan negara dalam bentuk devisa hasil ekspor jasa dan produk industri telematika.
  • Pemersatu bangsa. Teknologi telematika mampu menyatukan bangsa melalui pengembangan sistem informasi yang menghubungkan semua institusi dan area dengan cepat tanpa terhalang jarak daerah masing-masing.


Kamis, 06 Juni 2013

Laporan

Laporan adalah suatu cara komunikasi dimana penulis menyampaikan informasi kepada seseorang atau suatu badan karena tanggungjawab yang dibebankan kepadanya. Dalam laporan berisi tentang penyampaian  informasi  mengenai sebuah masalah yang telah atau tengah diselidiki dalam bentuk fakta-fakta yang diarahkan kepada pemikiran dan tindakan yang akan diambil.
Ciri-ciri laporan
  1. Menarik dan enak untuk di baca orang lain
  2. Dilengkapi dengan data – data yang lengkap
  3. Menggunakan bahasa baku 
Macam-macam laporan
  • Laporan berbentuk formulir isian
  • Laporan berbentuk surat
  • Laporan berbentuk memorandum
  • Laporan perkembangan dan laporan keadaan
  • Laporan berkala
  • Laporan laboratoris
  • Laporan formal dan semi formal
  • Laporan buku
Syarat-syarat laporan
- Lengkap
Artinya data dan fakta yang ada dalam laporan harus lengkap
- Jelas
Sebuah laporan disebut jelas bila uraian dalam laporan tidak memberi peluang ditafsirkan secara berbeda oleh pembaca yang berbeda. Ini dapat dicapai bila bahasa yang digunakan benar dan komunikatif
- Benar / akurat
Data dan fakta yang salah dapat menuntun pembaca membuat suatu keputusan yang salah. Jadi kebenaran dan keakuratan isi laporan sangat diperlukan.
- Sistematis
Laporan harus diorganisasikan sedemikian rupa, dengan system pengkodean yang teratur, sehingga mudah dibaca dan diikuti oleh pembaca. Laporan yang sistematis juga menunjang unsur kejelasan yang sudah diciptakan oleh unsur – unsur bahasa.
- Objektif
Penulis laporan tidak boleh memasukkan selera pribadi ke dalam laporannya. Pelapor harus bersikap netral dan memakai ukuran umum dalam minilai sesuatu.
- Tepat waktu
Ketepatan waktu mutlak diperlukan, karena keterlambatan laporan bisa mengakibatkan keterlambatan pengambilan keputusan.

Sumber :

Penulisan Ilmiah dan Metode Ilmiah


Penulisan ilmiah adalah suatu tulisan yang membahas suatu masalah. Penulisan ilmiah juga merupakan uraian atau laporan tentang kegiatan, temuan atau informasi yang berasal dari data primer dan / atau sekunder, serta disajikan untuk tujuan dan sasaran tertentu. Informasi yang berasal dari data primer yaitu didapatkan dan dikumpulkan langsung dan belum diolah dari sumbernya seperti tes, kuisioner, wawancara, pengamatan / observasi. Informasi tersebut dapat juga berasal dari data sekunder yaitu telah dikumpulkan dan diolah oleh orang lain, seperti melalui dokumen (laporan), hasil penalitian, jurnal, majalah maupun buku. 
 
Tujuan Penulisan Ilmiah

Tujuan Penulisan Ilmiah adalah memberikan pemahaman agar dapat berpikir secara logis dan ilmiah dalam menguraikan dan membahas suatu permasalahan serta dapat menuangkannya secara sistematis dan terstruktur. 

Metode Ilmiah 

Metode ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah. 

Langkah-langkah metode ilmiah
  1. Perumusan masalah.
  2. Penyusunan kerangka berpikir dalam pengajuan hipotesis.
  3. Perumusan hipotesis.
  4. Pengujian hipotesis.
  5. Penarikan kesimpulan.

Sumber :